Tips Memandikan dan Menjemur Ayam Bangkok Aduan, mungkin informasi sabung ayam ini sudah cukup basi bagi yang sudah terbiasa untuk memandikan Ayam Bangkok aduan nya tetapi ijinkan kami dari Juragan Games untuk tetap memberikan informasi ini kembali, mungkin ada juga beberapa pecinta sabung ayam yang belum mengetahui tujuan dan juga fungsi memandikan dan juga menjemur Ayam Bangkok Aduan.

Sebagai informasi saja, untuk seorang pebisnis umur ayam Bangkok yang telah masuk di bulan ketujuh artinya ayam itu sudah siap untuk dijual kepada pembelinya. Tetapi sebagai saran yang positif alangkah baiknya jika anda yang yang merupakan pebisnis mau untuk lebih meningkatkan nilai jual dari ayam Bangkok aduan anda untuk menjadi lebih tinggi dengan meluangkan waktu lebih agar mendapatkan penghasilan yang lebih maksimal juga.

Untuk meningkatkan nilai jual, peternak juga dapat untuk melakukan program perawatan dan juga latihan secara lebih intensif. Calon pembeli dan juga penggemar tentu saja lebih tertarik terhadap penampilan ayam bangkok yang lebih menarik, stamina yang baik dan juga ketahanan fisik yang prima serta mengikuti tips untuk perawatan ayam Bangkok aduan sehari-hari.

Guna menghasilkan ayam-ayam dengan keunggulan-keunggulan yang seperti itu, peternak juga dapat mengadakan perawatan dan beberapa latihan sejak berumur 7 bulan. Kedua program tersebut dapat dilakukan minimal sekitar 2 bulan sesudahnya ayam baru dijual. Perawatan dari ayam bangkok antara lain adalah memandikan dan juga menjemur stiap hari.

Memandikan Ayam Bangkok Aduan
Setiap hari sekali ayam bangkok itu perlu untuk dimandikan agar membersihkan semua kotoran yang masih melekat pada tubuh dan juga bulu-bulunya. Dengan dimandikan itu kondisi fisiologis dan juga bentuk tubuh ayam bangkok akan lebih mempunyai penampilan yang prima. Kita dapat untuk memandikan Ayam Bangkok sekitar pk 08.00 pagi dengan menggunakan air bersih. ( Menggunakan air hangat atau air panas bisa digunakan tetapi tidak dilakukan setiap saat atau setiap hari untuk terus menjaga kondisi tubuh agar tidak kaget saat terkena air biasa atau air dingin).
Catatan: Pada saat kita menggunakan air panas bukan mengguyurnya, tetapi menggunakan kain lap lalu di bungkus

Sewaktu sedang memandikan kita dalam posisi jongkok dan ayam itu diapit dengan kedua kaki pada posisi membelakangi kita. Mula-mula bagian kepala ditundukkan dan juga dibasuh dengan handuk yang sudah dibasahi dengan air bersih. Posisi menunduk ini memudahkan untuk turunya air yang membasahi muka dari ayam.
Masih dalam posisi menunduk, leher ayam kita pegang dengan tangan kiri, sementara tangan kanan mengguyurkan air dengan tangan kanan mengguyurkan air itu secara perlahan-lahan hingga mengenai bagian tengkuk sampai pangkal sayap. Sesudah itu leher dibasuh dengan handuk supaya tidak tidak terlalu banyak kandungan air pada bulu hiasnya.

Kemudian bagian dada dibasuh dengan handuk hingga kebawah sampai ke bagian belakang (kloaka). Daerah sekitar kloaka harus benar-benar bersih sebab kotoran sering menmpel dibagian ini. Selanjutnya pemandian diteruskan kebagian sayap sampai ketiak dan bagian paha serta kaki ayam dibasahi hingga betul-betul bersih. Bagian yang terakhir lkali dibersihkan adalah brutu. Perlu diingat bahwa setiap kali habis di pakai, handuk hendaknya selalu dicuci dan diperas supaya tetap bersih dan mengandung air secukupnya.
Bagian punggung tidak perlu dimandikan, karena jika sering kena air justru dapat merusak bulu-bulu sehingga menjadi kusut dan mudah patah